Selasa, 23 November 2010

Himpunan Mahasiswa Nanoteknologi Indonesia


Nanosains dan Nanoteknologi Populer untuk Siswa Sekolah


Himpunan Mahasiswa Nanoteknologi Indonesia

Motto:
Nano Teknologi Indonesia untuk Dunia

Visi

Menjadikan Mahasiswa Indonesia berkemampuan iptek yang berdaya saing secara global melalui jejaring nanoteknologi.

Misi


* Melakukan pelatihan, seminar, kerjasama di tingkat nasional maupun internasional, dan kegiatan lain yang mendukung pengembangan nanosains dan nanoteknologi di Indonesia.

* Mengoordinasi dan mengkomunikasi penelitian lintas institusi keilmuan dalam bidang nano sehingga terjadi sinergisitas untuk memajukan IPTEK yang berdaya saing melalui jejaring nano (Nano-Network).

* Melakukan studi roadmap untuk penguasaan dan implementasi nanosains dan nanoteknologi, juga untuk isu-isu strategis dalam nanosains dan nanoteknologi, dan memberi masukan/saran kepada pemegang kepentingan terkait (Nano-Strategy).
* Kajian trend penelitian nano di dunia untuk menjaga kesinambungan informasi dalam hal IPTEK nano (Nano-Trend).

* Meningkatkan sosialisasi dan membangun kesadaran akan pentingnya penguasaan nanosains dan nanoteknologi dalam skala yang lebih besar melalui diskusi dan kurikulum sekolah (Nano-Education).





Program-program

1. Membangun jaringan penelitian nano teknologi di indonesia

2. Membangun Pusat Pendidikan Nanoteknologi Indonesia

3. 10 Tahun Kedepan tiap Provinsi mempunyai SMK Nano Teknologi Indonesia

4. 18 Tahun Mendatang Indonesia Mempunyai 800 Orang Peneliti Profesional Bidang Nano Teknologi


5. Memasyarakatkan Teknologi Nano

Nanotechnology in Schools

In addition to several tertiary programs, nanotechnology is being taught as part of science studies at high schools. The Journal of Nanoeducation provides articles on K-12 initiatives.

in2nano is a high school outreach program in Egypt aiming to increase scientific literacy and prepare students for the sweeping changes of nanotechnology.

Latrobe.edu.au, "in2nanotech", a high school outreach program from La Trobe University where students go on a roadshow to increase awareness of nanotechnology to students.




Rabu, 10 November 2010

Masa Depan Industri Pertahanan Indonesia


(ISS. Sukarno)
Indonesian Super Ship


"Dimasa yang Akan Datang Mungkin 45 atau 50 Tahun Mendatang Indonesia Harus Mempunyai Minimal 18 Kapal Induk Super "

"Dimasa 50 tahun Kedepan Indonesia harus mampu mejadi Negara Adidaya Maritim"


"Yes, indeed, our principle, is indeed that a nation can only stand firmly, that a nation can achieve independence, that a nation can defend its freedom, that a nation can build a just and prosperous society, first of all only by its own power.

Hay, Indonesian People ! We get assistance from the new emerging forces. We get assistance from several countries in our struggle to build our State, in our struggle for the liberation of West Irian, in our struggle to build a just and prosperous society,

We get assistance, assistance, assistance, simpathy, simpathy, simpathy,

But don't forget, that only a nation who stands on its own strength can become a GREAT NATION.

Even more so, if this assistance doesn't exist, do not be discouraged. If this assistance doesn't exist, don't be down-hearted.

Strengthen ourselves ! Because only a nation who strengthens itself, can become a strong nation.


"Innallaaha la yughayyiru ma biqaumin hattaa yughayyiru ma bianfusihim.

" God will not change the fate of a nation if that nation itself does not change its own fate !"

~Pidato Presiden Soekarno di Istana Negara, Jakarta, 20 Mei 1962.~




(ISS. Habibie)


Rencana Masa Depan


2010-2020

Alih Teknologi Pembuatan Kapal Induk, Membangun 1 Buah Kapal Induk

dan Merevolusi Industri Maritim Indonesia


2020-2030

Perancangan Draf Pembangunnan Kapal Induk Berkelanjutan Menggunakan Tenaga Nuklir

Diselesaikannya Pembangunan 2 Kapal Induk Baru


2030-2040

Pembangunan Masal 5 Kapal Induk Bertenaga Nuklir


2040-2060

Pembangunan Masal 10 Kapal Induk Untuk Wilayah ASEAN



Pemerintah mengalokasikan dana Rp70 miliar bagi pengadaan kapal induk kecil selama 2009 untuk memperkuat armada Badan Koordinator Keamanan Laut (Bakorkamla) dalam melakukan penjagaan dan pengawasan wilayah serta kedaulatan wilayah NKRI.

"Kapal-kapal tersebut akan diproduksi di galangan kapal dalam negeri dengan local content yang relatif tinggi," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Bakorkamla, Laksamana Madya TNI Budhi Hardjo, seusai membuka seminar bertema Pengelolaan dan Pemahaman Perjanjian Perbatasan Wilayah Laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Jakarta kemarin.

Menurut dia, kendati telah mengalokasikan dana Rp70 miliar tersebut, pemerintah tidak menutup peluang bagi negara lain untuk memberikan bantuan atau kerja sama. Hingga saat ini ada sekitar empat negara yang telah menawarkan bantuan untuk pengadaan kapal-kapal tersebut, antara lain Australia.



(ISS Yudhoyono)

Topik yang saya pilih adalah mengenai kapal induk (aircraft carrier). Kenapa kapal induk? Karena kapal induk selain merupakan kapal terbesar yang berada di jajaran angkatan laut, kapal induk juga memerankan peranan sangat besar dalam perang modern saat ini di mana pengangkutan pesawat2 tempur ke tempat-tempat jauh di belahan bumi lain baik untuk menyerang suatu negara ataupun untuk mempertahankan suatu koloni yang jauh seringkali sangat diperlukan dan tidak dapat dihindarkan. Pembuatan kapal induk selain memerlukan biaya yang sangat besar tentu juga memerlukan teknologi yang sangat canggih terutama kapal induk yang bertenaga nuklir. Tidak heran hingga saat ini hanya empat negara saja yang memproduksi kapal induknya sendiri yaitu: Amerika Serikat, Inggris, Perancis dan Rusia.

Inggris dan Perancis memang memerlukan kapal induk karena mereka mempunyai koloni2 yang tersebar di berbagai belahan bumi dan untuk mempertahankan koloni2 tersebut jikalau sewaktu2 diserang. Sementara AS, selain juga mempunyai koloni di lautan Pasifik, mungkin juga digunakan untuk menggulingkan rezim di negara2 lain seperti di Irak yang sudah kita ketahui bersama. Jepang pada Perang Dunia II pernah membuat kapal induk yang cukup banyak dan canggih, namun setelah Perang Dunia II, Jepang tidak pernah lagi membuat kapal induk.

Ok, untuk seksi berikutnya, saya akan menjabarkan secara singkat empat buah kapal induk dari empat negara yang berbeda yang memproduksi kapal induknya sendiri. Mereka adalah: USS Nimitz (Amerika Serikat), HMS Invincible (Inggris), Charles de Gaulle (Perancis) dan Admiral Kuznetsov (Rusia).

(ISS Soeharto)


USS Nimitz (Amerika Serikat)

Amerika Serikat, tak diragukan lagi, adalah raja kapal induk dunia. Ya, karena negara ini adalah satu2nya di dunia kini yang mengoperasikan kapal induk dalam jumlah banyak yaitu 13 buah dan 11 di antaranya bertenaga nuklir! Armada kapal induk AS adalah: USS Nimitz, USS Dwight D. Eisenhower, USS Carl Vinson, USS Theodore Roosevelt, USS Abraham Lincoln, USS George Washington, USS John C. Stennis, USS Harry S. Truman, USS Ronald Reagan dan USS George H. W. Bush, USS Enterprise. Kesebelas kapal induk AS ini semuanya bertenaga nuklir. AS masih punya 2 kapal induk lagi yang bertenaga konvensional yaitu USS Kitty Hawk dan USS John F. Kennedy.

Nah, sekarang mari kita konsentrasikan kepada USS Nimitz saja agar lebih fokus. Kenapa USS Nimitz? Karena inilah kapal induk paling besar di dunia saat ini, walaupun kapal induk ini bukanlah kapal induk yang terbaru di jajaran angkatan laut AS. Malah kapal induk ini diresmikan tahun 1975 usianya sudah 30 tahun lebih namun masih merupakan kapal induk terbesar di dunia dan juga sudah sarat dengan pengalaman.

Operasi serius pertama yang dilakukan oleh kapal induk ini adalah di tahun 1979 ke Iran, sewaktu Shah Iran yang sekutu dekat AS digulingkan dan merupakan awal masa “Republik Islam Iran” pimpinan Ayatollah Khomeini. Waktu itu masih ada adidaya lain yaitu Uni Soviet sehingga USS Nimitz tentu saja tidak diperintahkan untuk menyerang frontal Iran tetapi untuk melancarkan operasi pembebasan 52 orang Amerika yang disandera di kedutaan besar AS di Tehran yang diberi kode operasi Evening Light yang berakhir tragis dan gagal total karena helikopter yang dipakai untuk membebaskan para sandera mengalami kecelakaan dan jatuh di gurun pasir Iran. Selain itu kapal induk ini juga mempunyai segudang pengalaman lain seperti pada tanggal 19 Agustus 1981, kapal induk ini juga berperan dalam “komfrontasi ringan” dengan Libya di mana pesawat tempur AS menembak jatuh dua pesawat MiG Libya.

Misi terbesarnya tentu saja kapal induk ini terlibat dalam dua kali perang teluk yaitu perang teluk pertama yang disebut “Desert Storm” yaitu operasi yang membebaskan Kuwait dari cengkraman Irak di tahun 1991 dan juga perang teluk kedua yang disebut operasi “Iraqi Freedom” yang menggulingkan rezim Saddam Hussein. Namun beberapa kali kapal induk ini juga melakukan misi damai non-militer seperti ikut dalam memeriahkan Olimpiade Seoul 1988 di Korea Selatan yang tentu juga bisa berfungsi sebagai bagian dari pengamanan olimpiade tersebut.

Berikut adalah data Teknis USS Nimitz:

Tipe : Kapal Induk multi peran
Bobot : 97 000 ton Inggris (98 600 ton metrik)
Dimensi : Panjang (333 m) Beam*) (41 m) Draft*) (11 m)
Sumber Tenaga : Dua buah reaktor nuklir
Awak : 5621




HMS Invincible (Inggris)

HMS Invincible

Inggris yang pada abad ke-19 merupakan raja lautan dengan sebutannya “Britain Rules The Wave” saat ini hanya mempunyai tiga kapal induk saja yaitu HMS Invincible, HMS Illustrious dan HMS Ark Royal. Ketiga kapal induk ini bertenaga konvensional dan tidak ada yang bertenaga nuklir. Dimensi kapal induk Inggris inipun jauh lebih kecil dibandingkan kapal-kapal induk AS apalagi dibandingkan USS Nimitz. Namun Inggris kini tengah mengembangkan dua kapal induk yang lebih besar, tapi tetap bertenaga konvensional non-nuklir yaitu: HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales.

Nah, kita sekarang kita fokuskan kepada HMS Invincible yang diresmikan penggunaannya tahun 1980 ini. Walaupun pengalaman HMS Invincible tidak sekaya USS Nimitz, namun HMS Invincible ini juga mempunyai pengalaman tempur di Perang Malvinas tahun 1982. Waktu itu bersama-sama dengan kapal induk Inggris lainnya HMS Hermes yang kini sudah pensiun dari angkatan laut kerajaan Inggris dan dibeli oleh angkatan laut India dan diberi nama INS Viraat, berperan besar dalam mendukung Inggris memenangkan perang Malvinas melawan Argentina. Waktu itu kapal induk ini mengangkut 12 helikopter Sea King dan 9 pesawat tempur Sea Harrier yang terkenal waktu itu karena bisa mendarat dan lepas landas secara vertikal.

Berikut ini adalah sedikit data teknis HMS Invincible:

Tipe :P esawat Induk tipe ringan
Bobot : 20 400 ton Inggris (20 700 ton metrik)
Dimensi : Panjang (206 m) Beam*) (27.5 m) draft*) (7 m)
Tenaga : Konvensional (Turbin gas/bahan bakar karbon)
Awak : 875


Charles de Gaulle (Perancis)

Charles de Gaulle

Angkatan Laut Perancis saat ini hanya mempunyai dua kapal induk saja yaituCharles de Gaulle dan Jeanne d’Arc. Jeanne d’Arc sebenarnya adalah kapal induk untuk helikopter saja atau helicopter carrier tepatnya, sehingga banyak pengamat mengatakan bahwa saat ini Perancis hanya mempunyai satu buah kapal induk saja. Namun kapal induk Perancis Charles de Gaulle ini termasuk yang paling baru dan diresmikan tahun 2001 lalu. Dan perlu diketahui bahwa Charles de Gaulle ini adalah satu-satunya kapal induk bertenaga nuklir yang dibuat di luar Amerika Serikat! Sebenarnya Perancis sebelumnya juga mempunyai dua buah kapal induk yaitu Clemenceau dan Foch masing2 buatan tahun 1961 dan 1963. Namun kini kedua kapal induk tersebut sudah pensiun dari angkatan laut Perancis, dan Foch kini telah dibeli oleh Angkatan Laut Brasil dan dinamai São Paulo. Tetapi kini Perancis tengah membangun satu lagi kapal induk yang sekelas dengan Charles de Gaulle dengan nama proyek Porte-Avions 2 dan diperkirakan selesai sekitar tahun 2014 mendatang dengan menggunakan tenaga non-nuklir atau konvensional.

Charles de Gaulle sendiri pada saat pengembangannya mengalami beberapa kendala. Pada tahun 2000 sebelum diresmikan diketahui bahwa tingkat radiasi di permukaan kapal sedikit di atas ambang keamanan akibat sistem isolasi radiasi dari tenaga nuklirnya kurang baik walaupun dapat segera diatasi. Juga baling-baling (propeller)nya pernah mengalami kerusakan sebelum diresmikan yang mengakibatkan harus digantinya baling-baling tersebut. Tahun 2001, tak lama setelah diresmikan sempat terjadi kebocoran kecil gas beracun yang menyebabkan seorang awak kapalnya pingsan. Namun setelah kejadian2 tersebut Charles de Gaulle hampir dikatakan tidak pernah lagi mengalami gangguan2 yang berarti dan siap mengabdi untuk angkatan laut Perancis.

Charles de Gaulle karena masih baru masih miskin dengan pengalaman tempur. Satu-satunya misi militer yang pernah diikutinya ialah ke lautan Hindia pada saat pasukan koalisi pimpinan AS menggulingkan pemerintahan Taliban di Afghanistan. Sedangkan di Perang Teluk kedua yang menggulingkan presiden Saddam Hussein di Irak, Charles de Gaulle tidak ambil bagian karena waktu itu pemerintah Perancis tidak mau ambil bagian di dalam pasukan koalisi yang dipimpin AS juga.

Berikut ini adalah sedikit data teknis Charles de Gaulle:

Tipe : Kapal Induk khusus kelas menengah
Bobot : 40 600 ton Inggris (41 250 ton metrik)
Dimensi : Panjang (261.5 m) Beam*) (64 m) Draft (9.5 m)
Tenaga : 2 reaktor nuklir ditambah cadangan 4 mesin diesel listrik
Awak : 1600


Admiral Kuznetsov (Rusia)

Admiral Kuznetsov

Sungguh ironis, Uni Soviet yang dulu negara adidaya, kini setelah terpecah, dan pecahannya yang paling besar dan kuat yaitu Rusia, kini angkatan lautnya hanya mempunyai satu kapal induk saja yaitu Admiral Kuznetsov atau lengkapnya adalah Admiral Sovetskogo Soyuza Kuznetsov/Адмирал флота Советского Союза Кузнецов. Dahulu Uni Soviet sempat mempunyai kapal2 induk yang ‘ditakuti’ oleh negara2 barat seperti: Minsk dan Kiev. Namun sayang kapal-kapal induk Uni Soviet itu tidak ada yang bertenaga nuklir. Kini, kapal-kapal induk tersebut telah pensiun dari angkatan laut Rusia. Minsk sendiri akhirnya dibeli oleh China namun bukan digunakan sebagai kapal induk aktif tapi lebih dijadikan sebagai monumen angkatan laut saja.


Kapal induk satu-satunya milik Rusia kini, Admiral Kuznetsov, mulai aktif penuh tahun 1995 dan terhitung baru namun tenaga yang dipakai adalah konvensional atau non-nuklir. Kapal induk ini memang masih miskin pengalaman perang karena Rusia sejak pecah tidak pernah terlibat peperangan. Kegiatan kapal perang ini kebanyakan selama ini adalah tur ke berbagai lautan dan juga terlibat dalam latihan pernag hanya itu, apalagi Rusia yang kini juga tengah masih terlibat kesulitan keuangan membuat pengoperasian kapal induk ini juga menjadi terbatas. Admiral Kuznetsov diperkirakan akan tetap mengabdi kepada angkatan laut Rusia minimal hingga tahun 2030.

Berikut ini adalah data teknis sekilas Admiral Kuznetsov:

Tipe : Kapal induk kelas menengah
Bobot : 67 000 ton Inggris (68 100 ton metrik)
Dimensi : Panjang (300 m) Beam*) (73 m) Draft*) (38 m)
Tenaga : Turbin uap, 9 turbogenerator, 6 diesel generator
Awak : 1960

_________________________________

(ISS Nurahman )

Keterangan:

*) Beam = Lebar kapal yang terpanjang. Draft = Kedalaman air (minimun) yang diperlukan agar kapal dapat mengapung (tidak menyentuh dasar).


Saudara-saudara,

Saya adalah termasuk orang yang sangat mencintai perdamaian. Saya kira kita pun kalau harus memilih, milih perang atau memilih damai. Hampir pasti jawaban kita adalah lebih kita pilih perdamaian, peace over war. Oleh karena itu, sebenarnya kerja sama yang mesti kita bangun sesungguhnya dalam semangat untuk menjaga perdamaian dan keamanan di dunia ini. Kalau tiap-tiap negara membangun kekuatan pertahanannya, membangun kekuatan militernya, semata-mata biasanya adalah untuk pertahanan diri, untuk kepentingan defence dan bukan offence.

Paling tidak itulah semangat yang ada di banyak negara di antara kita semua, selebihnya justru kita harus bersatu pada tingkat dunia ini, bersama-sama untuk menjaga international peace and security, untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban kawasan.

Sebagai contoh, kita bisa melaksanakan kerja sama dalam konteks joint research and development, joint production, joint investment. Banyak lagi yang bisa kita lakukan untuk kepentingan masing-masing industri, masing-masing negara, bahkan satu kerja sama yang baik dari economic aspects itu juga memberikan benefit yang nyata. Oleh karena itu, ada sisi ekonomi yang harus sama-sama kita perhatikan.

Kita ingin semua industri pertahanan tumbuh dengan baik, yang dimiliki oleh negara mana pun. Economic of defence sangat penting. Sisi bisnis, sisi ekonomi dari industri pertahanan yang saudara-saudara kelola juga sangat penting. Marilah expo ini, forum ini, kita jadikan wahana untuk betul-betul meningkatkan kerja sama industri kita dari aspek bisnis maupun dari aspek ekonomi.

Saudara-saudara,

Itulah yang ingin saya sampaikan. Dan besar harapan saya, dengan semangat yang tadi itu, di samping menjaga kedaulatan dan keamanan negara masing-masing, di samping membangun kemampuan dan strategi penangkalan. Selebihnya marilah kita bersatu dalam menciptakan perdamaian dunia, dalam menciptakan keamanan dan stabilitas kawasan di mana kita semua berada.

Jendral Purn. Dr. H. Susilo B. Y.,

Sekian.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Senin, 01 November 2010

Struktur Data dan Pembuatan Perpustakaan Digital Standar

Perpustakaan digital (Inggris: digital library atau electronic library atau virtual library) adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku sebagian besar dalam bentuk format digital dan yang bisa diakses dengan komputer. Jenis perpustakaan ini berbeda dengan jenis perpustakaan konvensional yang berupa kumpulan buku tercetak, film mikro (microform dan microfiche), ataupun kumpulan kaset audio, video, dll. Isi dari perpustakaan digital berada dalam suatu komputer server yang bisa ditempatkan secara lokal, maupun di lokasi yang jauh, namun dapat diakses dengan cepat dan mudah lewat jaringan komputer.

Istilah perpustakaan digital pertama kali diperkenalkan lewat proyek NSF/DARPA/NASA: Digital Libraries Initiative pada tahun 1994. Perpustakaan digital yang paling banyak dikenal saat ini adalah Proyek Gutenberg, ibiblio dan Internet Archive, serta proyek yayasan Wikimedia ini sendiri (termasuk wikisource, wikipedia, Wiktionary, Wikiquote, Wikibooks, Wikinews, Wikispecies, Wikiversity, Commons, Meta-Wiki, MediaWiki, dll).


Arsitektur Perpustakaan Digital

Definisi singkat dari perpustakaan digital adalah bentuk perpustakaan yang keseluruhan koleksinya memakai format digital yang disusun dalam sebuah arsitektur komputerisasi. Arsitektur ini disusun dalam sebuah proyek yaitu proyek perpustakaan digital. Penelitian proyek perpustakaan digital menggunakan WWW (World Wide Web) yang dihubungkan dengan jaringan internet sebagai media penyalur informasi utama. WWW memiliki banyak kelebihan yang didukung berbagai macam protokol komunikasi (HTTP, FTP, Gopher), penggunaan HTML sebagai bahasa standar markup, dan kelebihan pada GUI (Graphical User Interface).

Sejarah

  • Sebelum tahun 1960: Perpustakaan Tradisional
  • Pertengahan tahun 1960-1988 : perkembangan teknologi informasi dan jaringan yang dapat mengolah dokumen menjadi lebih mudah dan efisien dengan menggunakan perangkat lunak pengolah kata. Perpustakaan masih berkembang semi modern dengan menggunakan katalog indeks.
  • Tahun 1990 : berkembang teknologi internet yang mampu mengakses informasi dengan cepat. Katalog mengalami metamorfosis menjadi katalog elektronik yang lebih mudah dan lebih cepat dalam pencarian kembali koleksi yang disimpan di perpustakaan
  • Tahun 1991 : Proyek TULIP (The University Licensing Project), kerjasama beberapa universitas di Amerika dengan perusahaan Elsevier Science, meneliti tentang sistem pengumpulan dan penyimpanan data serta teknik pengaksesan perpustakaan digital.
  • September 1995 : Proyek NSF/ARPA/NASA merupakan lanjutan penelitian Proyek TULIP. Istilah perpustakaan digital digunakan untuk pertama kali dalam bidang pendigitalan dokumen dan pembangunan sistem untuk dokumen digital.

Proyek TULIP

Terjadi tahun 1991. Delapan universitas dengan system penggabungan bekerjasama melakukan penelitian berkaitan dengan digitalisasi data, dokumen, majalah dalam bidang materi ilmiah dengan tujuan utama bisnis yang bertema :

  • Sistem pengumpulan dan penyimpanan data
  • Jenis data yang disimpan
  • Promosi dari proyek TULIP
  • Sistem penarikan biaya dari perpustakaan digital
  • Teknik pengaksesan ke perpustakaan digital

Proyek NSF/ARPA/NASA

  • Informedia Interactive Online Video Digital Library
  • The University of Michigan Digital Library (UMDL)
  • Interspace
  • Electronic Enviromental Library
  • Stanford Integrated Digital Library Project
  • Alexandria Digital Library

Jenis Perpustakaan Digital

Full Text

  • Pemrosesan dan manipulasi data lebih mudah
  • Ukuran data lebih kecil
  • Data terformat dalam bentuk SGML (Standard Generalized Markup Language)

Page Image

  • Sesuai untuk system browsing
  • Tidak memerlukan font karena berupa file image
  • Tidak memerlukan biaya besar dalam pembuatan (low cost)

Proyek Perpustakaan Digital

Proyek perpustakaan digital meneliti mengenai dua bidang:

  • Pendigitalan Dokumen : Meneliti tentang bagaimana mendigitalkan dokumen dan jenis pendigitalan dokumen baik full text maupun page image
  • Pembangunan Database : Meneliti tentang pembangunan database meliputi pencarian judul, pencarian dokumen, pencarian gambar, katalog database, database gambar, dan database link informasi

Komponen Sistem Utama Perpustakaan Digital

  • Impor/Ekspor Server: Dilakukan konversi digital dari file analog ke bentuk digital. File digital dikirim melalui ekspor server menuju impor server yang akan menyaring file yang terdaftar dan dibantu oleh Knowbot.
  • Pendaftaran Server: Pendaftaran server dilakukan untuk pertanggungjawaban :Penerimaan pesan (hosting arriving) dari knowbot yang membawa informasi baru, pendaftaran pengguna baru
  • Pengindeksan, katalogisasi dan referensi server: Melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap file-file digital yang masuk
  • Database Server: Digunakan untuk mengakomodasi database-database baru
  • Akuntansi dan Statistik Server: Berfungsi sebagai pengumpul dan penyimpan data yang sesuai dengan penggunaan perpustakaan digital
  • Sistem Billing: Digunakan untuk pengumpulan data mengenai objek yang baru diregistrasi
  • Transformasi server: Digunakan untuk mengubah input data menjadi bentuk standar perpustakaan digital
  • Sistem Perpustakaan Personal: Digunakan untuk menkombinasikan keseluruhan program sehingga perpustakaan dapat berdiri sendiri secara personal

Spektrum Perpustakaan Digital

Spektrum dari sistem perpustakaan digital bergerak dari gambar (visual) menuju ke titik yang tidak terlihat (invisible) yang membentuk 6 sistem yang saling tumpang tindih.

  • Penyajian tetap (Fixed Presentation)
  • Isi tetap (Fixed Content)
  • Daftar pertanyaan (Database Querries)
  • Pusat kontrol data (Server Data)
  • Pelaksanaan program (Executable Program)
  • Struktur pengetahuan (Knowledge Structures)

Masalah Perpustakaan Digital

  • Digitalisasi Dokumen

Pembuatan perpustakaan digital tidak menemui masalah selama dokumen yang diterima berupa file elektronik. Masalah muncul pada saat dokumen yang diterima berupa file non-elektronik, berupa kertas atau buku. Hal ini merupakan masalah utama yang dibahas pada proyek-proyek penelitian, khususnya dalam pembuatan perpustakaan digital dengan dokumen dari perpustakaan umum atau dari grey literature

  • Hak Cipta

Hak cipta pada dokumen yang didigitalkan yang berupa mengubah dokumen menjadi digital dokumen, memasukkan digital dokumen ke database, mengubah digital dokumen ke hypertext dokumen. Hak cipta dokumen di jaringan komunikasi. Solusi masalah hak cipta telah dikembangkan dalam ECSM (Electronic Copyright Management System) yaitu sistem monitoring penggunaan digital dokumen oleh pengguna secara otomatis.

  • Penarikan Biaya

Masalah yang terjadi pada perpustakaan digital swasta yang menarik biaya setiap mengakses dokumen. Solusi masalah ini akan dikembangkan pada system electronic money

Tahap Pelaksanaan Perpustakaan Digital

  • Tahap 1, terdiri dari The Knowbot Operating Enviroment (KNOE), User Interface, pengumpulan database, Pencarian Natural Language Text.
  • Tahap 2, terdiri dari pengembangan sistem perpustakaan personal dengan dasar penelitian tahap 1.
  • Tahap 3, terdiri dari komponen-komponen perpustakaan digital yang diintegrasikan dan akan membentuk quasi-operasional dari perpustakaan digital
  • Tahap 4, terdiri dari proses pelaksanaan perencanaan yang sudah dirancang

Referensi


See also


The future

Large scale digitization projects are underway at Google, the Million Book Project, and Internet Archive. With continued improvements in book handling and presentation technologies such as optical character recognition and ebooks, and development of alternative depositories and business models, digital libraries are rapidly growing in popularity as demonstrated by Google, Yahoo!, and MSN's efforts. Just as libraries have ventured into audio and video collections, so have digital libraries such as the Internet Archive.

According to Larry Lannom, Director of Information Management Technology at the nonprofit Corporation for National Research Initiatives, “all the problems associated with digital libraries are wrapped up in archiving.” He goes on to state, “If in 100 years people can still read your article, we’ll have solved the problem.” Daniel Akst, author of The Webster Chronicle, proposes that “the future of libraries—and of information—is digital.” Peter Lyman and Hal Varian, information scientists at the University of California, Berkeley, estimate that “the world’s total yearly production of print, film, optical, and magnetic content would require roughly 1.5 billion gigabytes of storage.” Therefore, they believe that “soon it will be technologically possible for an average person to access virtually all recorded information.”[5]